Meinita Sihotang

think to day and speak tomorrow

February 5, 2013

Filed under: indahnya perbedaan — gracyputri @ 12:57 pm
Tags:

Indahnya Perbedaan

Perbedaan adalah hal paling lumrah dalam lingkup nyawa kehidupan. Jika tidak ada yang namanya perbedaan, pasti hidup kita akan terasa datar. Contoh, bayangkan saja jika wajah Anda hanya dipenuhi oleh mata, tentu hasilnya akan jauh dari kata indah. Perbedaan juga membuat banyak hal menjadi mungkin untuk diwujudkan. Layaknya sebuah rumah yang tidak akan berdiri kokoh jika dibuat dengan bahan yang sama. Sebuah rumah adalah salah satu contoh nyata dari indahnya perbedaan, bayangkan jika bahanya pasir semua, pasti sampai lebaran kuda pun tidak pernah terwujud sebuah rumah yang kokoh. Untuk mencapai kata kokoh saja, sebuah rumah memerlukan dukungan pasir, air, semen, kayu dan besi.

Berangkat dari pola pikir ini, Indonesia selaku negara demokratis yang terdiri dari beragam bahasa dan budaya sudah sepatutnya paham tentang pentingnya sebuah perbedaan. Tapi kini, negeri yang punya semboyan ‘Bhineka Tunggal Ika/Berbeda Tapi Tetap Satu’ ini malah semakin alergi dengan kata ‘Bhineka/Berbeda’. Indonesia semakin jauh dengan yang namnya persatuan. Cukup dengan hasutan yang berbau suku saja sudah geram, diberi hasutan kecil tentang konten agama pasti langsung ada huru-hara. Jujur, ini membuktikan betapa sempitnya daya pikir rakyat Indonesia.

Ketika negara lain sedang sibuk memperdebatkan ‘‘apakah galaksi Andromeda bisa ditempuh dengan pesawat berkecepatan 100 tahun cahaya’’, Indonesia masih sibuk dengan perdebatan, ‘’Islam yang paling benar”, “oh bukan.. biar bagaimanapun Kristen-lah yang paling benar”. Atau perdebatan semacam, “daerah ini milik komunitas ambon”, “eh ntar dulu, sejak taun 86 ini udah jadi daerahnya orang batak” ADA APA INI??? Satu Nusa Satu Bangsa, bukankah kita saudara? Bukankah kita satu INDONESIA???

Ingatkah Anda dengan tragedi asap (kebakaran hutan) Indonesia yang berhasil meluluhlantahkan banyak negara? Padahal asap yang kita kirim itu konteks-nya tidak disengaja loh… bayangkan jika kita memang sengaja ekspor asap, berapa Negara yang akan takluk oleh negeri yang jadi gudangnya ke-Bhineka-an ini? Pahamilah.. Kita ini negeri yang kaya. Betapa sumber daya alam negeri ini melimpah, ragam bahasa, budaya dll. Tapi kenapa kita cuma berakhir sebagai buruh? Kenapa kita tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri?

Kenapa negeri ini banyak dirundung masalah yang berujung pada perpecahan? Jawabannya ‘simple’. Karena jika kita berhasil mewujudkan Bhineka Tunggal Ika, maka banyak negara yang akan merasa terancam. Jadi, banyak oknum yang memang sengaja membuat agenda setting untuk memecah persatuan Indonesia. Bayangkan jika sistem pendidikan kita ‘gokil’? pasti kita sudah bisa bersaing teknologi dengan banyak negara maju. Kalu tidak ada virus korupsi, pasti negeri ini sudah jauh dari kata ‘cukup’ dan semakin akrab dengan kata ‘Makmur’.

Jika negeri ini memang ingin mencapai ke-bhineka-an dengan wujud yang luar biasa. Maka harus dibiasakan untuk akrab dengan sebuah perbedaan. Terakhir, belajarlah untuk ‘tidak pamer’. Banyak sekali momen yang hampir mengantarkan negeri ini pada wujud ke-bhineka-an yang kokoh, tapi semua itu hancur ketika ada satu atau dua golongan yang rajin pamer. “Ini jasa saya”, “kalo gada kelompok saya, pasti gakan berhasil bos” dll. Ketahuilah… selama kita masih bersikap demikian, maka ke-bhineka-an yang kokoh tidak akan pernah terwujud. Belajarlah untuk ikhlas. Sebagaimana analogi ‘rumah & wajah’ yang telah penulis jabarkan di awal tulisan. Jika Anda melihat sebuah rumah, kemudian ditanya, “apakah rumah itu ada besinya?” Jawaban Anda pasti “ada.” Karena paku pun dapat dikategorikan wujud alternatif dari material besi. “Apakah mata Anda ada syarafnya?” pasti Anda juga akan menjawab “ada.” Nah jika demikian, hal ini sudah cukup membuktikan, bahwa jasa itu tidak WAJIB untuk terlihat dan diakui. Bayangkan jika semua besi di rumah Anda ‘nonghol’ semua, jadi serem kan?, jadi tidak indah kan? Bayangkan jika syaraf mata Anda ‘nonghol’ semua. Horror kan? Bahkan dalam analogi tubuh pun, ketika orang hidup ditanya, “apakah orang ini ada jantungnya?” pasti ada. Usus… Usus itu jika keluar sedikit saja kan disebutnya ambenyen. Harus dioperasi pula.

 

Speaking

Filed under: Speaking — gracyputri @ 12:53 pm

Once upon a time, there was a girl named Beauty. She lived in a village with her father and her two older sisters, Anna and Bella. Beauty is a pretty girl and very humble, different from her two older sisters who is arrogant and lazy girls. She also worked hard. when their father died, they were living with their Aunt. Her name is Merry.
Merry: Hi, guys. Will you help me watering the flowers?
Anna: Never! You know all my nails get dirty later.
Bella: Yes, you are right. I am so disgusted doing it.
Beauty: Oh my sister please, don’t be like that. Come on Auntie let’s go to the garden.
Merry: You are a nice girl, Beauty.
Anna: She pretended to be a good girl. She’s just looking for attention, right?
Bella: Of course. I hate Beauty.
Anna: Me too. I hate her because daddy was very love her, not me..
The next day, their aunt went to the city, she was looking for a new job there. She asked with her nieces what they want from the city.
Merry: Guys, I’m going to go to the city tomorrow, I’m looking for a new job there. What do you want, guys?
Anna: I want you bring a beautiful gold necklace and it’s very luxurious. And you?
Bella: Hmm, I want a beautiful dress that made of the silk.
Merry: Ok. Beauty, what do you want?
Beauty: I just want you come back home safely and bring me a rose flower.
Merry: Oh, that’s very kind of you. I entrusted the garden guys and keep yourself. Bye..
She has found the souvenirs for her nieces, but she did not find a rose for Beauty. On the way back to home, there was a big storm and she lost at the forest. She saw an old castle, there was a housemaid her name is Nanny. And there was a lot of food on the table. Then she walked in the castle gardens. She took the roses from the garden for beauty. Suddenly Aziz appeared and he was very angry. He wanted to kill Merry, but he gave a requirement and brought Beauty to the Castle.
Merry: Excuse me, ma’am. There was a storm outside, may I take shelter here, please?
Nanny: Yes, sure. I’ll make a cup of tea for you.
Merry: Oh, thank you.
Aziz: (Sound stutters) Who are you? You have taken my food on the table and stole my rose flowers.
Merry: I’m so sorry. I’m stranded and I’m very starving. I want these roses to give to my niece.
Aziz: Bring your niece here! if not I’ll kill you!
Merry: Yes, but let me go home. I’ll be back with my niece soon.
Then Merry come back home and told everything that had happened to their nieces. The two older sisters did not want to go to the Castle. Finally Beauty went to the Castle alone.
Merry: So, who’s going to go to the castle?
Anna: Not me ! I don’t like to meet him, even though he’s a prince but he is stutters.
Bella: Especially me, I don’t want to go there. Why don’t you send Beauty to go to the Castle?
Anna: Beauty, come here!
Beauty: What happened?
Anna: You must go to the castle where the stutter prince there, because you’re, Auntie would be killed. Since her finding a rose for you. Do you want Auntie was killed?
Beauty: No! Ok I’ll go there.
Merry: Oh Beauty thanks, go to the Castle and take care, please!
Beauty: I’ll be ok my Auntie. Good bye..
Bella: Don’t ever come back here, Beauty! I don’t want to see you again.
Beauty went to see Aziz and stayed in the Castle. She felt lonely, scared and sad. She tried to escape but she was stopped by the Aziz. Azis felt that Beauty was very lonely, then they talked each other.
Aziz: What happened, Beauty? Do you feel lonely here?
Beauty: No, Ziz. I felt happy here. I’m fine.
Aziz: I know that you’re lying. You may take the roses in my garden as much as you want.
Beauty: No, I don’t need it. I just want to see my family at home.
Azis: Oh ok, go to the room and saw, in my room there was a mirror. It was a magic mirror, let’s say that you want, and you can see you family there.
Beauty: That’s very kind of you, thank you Zis .. Magic mirror, show me the state of my family, please ..
However, Beauty was shocked when she saw his aunt illness. Then Beauty was immediately asked permission to visit her aunt.
Beauty: Zis, my auntie was sick. Can I visit her?
Aziz: Your auntie was sick? Ok you can go there. I will not forbid you to go.
Beauty: Ziz, is it true? Thank you . May I bring some of your roses?
Azis: Oh, of course. Please take as much as you want ..
Beauty: Nanny.. Can you help me, please?
Nanny: Yes, of course? What do you want to do?
Beauty: Please get some roses and pack some clothes for me to come back home for a week.
Nanny: Ok. Be careful. And please get back here soon, Beauty.
Beauty: I’ll be there just a week, nanny..
Then after beauty gone, actually Azis immediately felt sad and sick. Finally Beauty arrived at home..
Beauty: Auntie, what happened? Are you ok? Where’s my sisters?
Merry: They go shopping everyday. I’m fine, Beauty. But, I just worried about you. Are you ok there?
Beauty: Don’t be afraid, I’m fine. Aziz has allowed me to go home.
Merry: oh, that’s great. He’s very nice.
After a week stayed with his Merry, he dreamed that the azis was dying. Then Beauty woke up and went directly to the Azis.
Beauty: Nanny, where’s Aziz?
Nanny: He was in the backyard, Beauty. He was very lonely because you’re not here for a week.
Beauty: What happened with him? Is he sick?
Nanny: Hmm. I think so. You can see him there.
Beauty: Zis are you okay? I dreamed of you last night.
Azis: I am happy to see you for the last time. I miss you. Goodbye beauty.
Beauty: Zis …, don’t leave me alone, please!
Then Beauty was crying and her tears fell on Aziz face. Beauty was shocked. Aziz woke up slowly and turned into a very handsome prince.
Beauty: Aziz, you are …..
Azis: yes, I was a prince, I was cursed by a witch became a bad stutter prince, so I could find my true love, and it is you, Beauty. You do not look at me in physical form. Thank you.
Finally, they married and lived happily. While the two older sisters could only regret the arrogant behavior.
The End

 

Kata – Kata Bijak

Filed under: Kata - Kata Bijak — gracyputri @ 12:51 pm

“Seorang pemenang tidak pernah menyerah, dan orang yang menyerah tidak pernah menang.”

“Syukurilah apa yang anda dapatkan baik suka ataupun tidak maka anda sudah menghargai hidup anda sendiri”

“Pekerjaan yang berat apabila kita menikmati pekerjaan tersebut maka pekerjaan akan menjadi mudah dikerjakan dan memuaskan”

“Dalam hidup, ada hal yang datang dengan sendirinya, dan ada hal yang harus diperjuangkan dahulu untuk mendapatkannya.”

“Tidak ada satupun di dunia ini, yang bisa di dapat dengan mudah. Kerja keras dan doa adalah cara untuk mempermudahnya.”

“Keberhasilan kita di masa depan lebih penting, daripada kepedihan kita di masa lalu.”

“Jangan membiarkan masalah bertumpuk sampai akhirnya kamu enggak bisa menyelesaikannya”

“Jangan terlalu berharap apa yang dapat dunia berikan untukmu,Tetapi berikanlah yang terbaik untuk dunia. Niscaya dunia akan menjadi tempat yang lebih indah”

“Memberi adalah wujud perasaan berterima kasih terhadap berkat-berkat yang telah kita terima”

“KASIH ITU MENUTUPI BANYAK KESALAHAN….KASIHILAH MUSUHMU…Bagaimana engkau dapat mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan bila manusia yang terlihat saja tidak dapat kau kasihi”

“Orang yang berpikiran positif, dalam kondisi apapun juga selalu memacu dirinya sendiri ke arah yang lebih baik, tanpa terpengaruh oleh kondisi luar, selalu berusaha melihat dari segi positif, dan menjadikan halangan sebagai tantangan untuk maju”

“Bila cintamu tak kunjung tiba sedangkan umur terus menua dan diri beranggapan bahwa pernikahan harus dijalankan demi mendapat pengakuan, jangan ada keraguan untuk melanjutkan asal tanamkan saling pengertian, karena pernikahan seperti ini akan terhindar dari badai kecemburuan”

“Orang malas tidak akan menangkap buruannya,tetapi orang rajin akan memperoleh harta yg berharga”

“Ketika kamu gembira, kegembiraanmu tidak melampaui hakmu.Ketika kamu berkuasa, kamu tidak mengambil sesuatu yang bukan hakmu.” itulah adab orang beriman”

“Orang sukses memiliki kebiasaan melakukan hal yang tidak suka dilakukan oleh orang malas.Orang sukses itu sendiri sebenarnya juga tidak suka melakukannya,tapi ketidaksukaan mereka di taklukkan oleh kekuatan tujuan mereka.”

“You Never Change If You Never Try..do it your own way by your self.Dont give up and be a weak until we die.Try to the best things what you got. BECAUSE YOU ARE NOT A LOOSER !!”

“Apapun yang bisa di bayangkan pikiran manusia, serta di yakini dan diusahakannya.. PASTI AKAN TERCAPAI!!!”

“Tanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya.”

“Gagal dalam kemuliaan adalah lebih baik, daripada menang dalam kehinaan dan kecurangan.”

“Bicaralah ketika engkau merasa tak kunjung damai,biarkan teman”di sampingmu setia untuk mendengar semua keluhanmu itu,karena dunia ini tak mungkin selalu ada keluarga yang mampu mendengar semua rasa yang kau pendamkan dalam benak mu.di samping mu masih ada yang punyai derita batin sama seperti mu”

“Tidak ada satupun sifat yang diberikan Tuhan kepada kita, yang tidak pernah berguna.”

“Gagal dalam sebuah pertempuran akan lebih ksatria,daripada gagal sebelum sempat menarik pedang”

“Rasa hormat tidak selalu membawa persahabatan, tapi persahabatan tidak mungkin ada tanpa rasa hormat.”

“Gagalnya cinta bukanlah gagalnya hidup. Bahkan banyak orang yg berhasil karena ditempa kekecewaan yg sangat mendalam.”

“Jangan bersedih jika kamu tidak di hargai, tapi bersedihlah jika kamu tidak berharga lagi.”

“Jangan pernah perlihatkan kesedihan kita di depan umum, karena itu tak akan pernah berguna.”

“Seorang ibu tidak pernah memintamu untuk meletakkan dunia di tangannya, namun tutur kata yang halus, perangai yang santun, prilaku yang bertanggung jawab dari seorang anak adalah kebahagiaan buat seorang Ibu”

“Berpikir baik-baik sebelum melangkah atau mengucapkan sesuatu, karena bertindak atau berbicara yang tidak tepat waktu dan sasaran justru akan berakibat buruk. Adakalanya kita harus melangkah, adakalanya kita harus diam”

“Jangan pernah berhenti bermimpi…karena tak ada yang mustahil…selama mau berjuang untuk meraihnya”

“Cinta seorang ibu berada tepat di bawah cinta Tuhan kepada kita. “Ibu tidak pernah lelah untuk menyayangi dan mengasihi kita. Cinta nya lebih mulia daripada cinta seseorang dimanapun di dunia ini. I’m sorry Mom! I never meant to hurt you! I never meant to make you cry.”

“Tidak menyesali ataupun dendam/marah pada hal-hal yang sudah berlalu, dan tidak menaruh rasa cemas yang berlebihan akan masa mendatang, itulah ketenangan sejati”

“Salah satu hal yang tidak dapat di daur ulang adalah waktu yang telah terbuang. Jadi pastikanlah kamu menggunakan setiap waktumu dengan baik.”

“Jangan engkau katakan setiap apa yang engkau ketahui, tapi ketahuilah setiap apa yang engkau katakan.”

“Membuang waktu mu untuk melakukan hal yang tidak berguna dapat menghancurkan masa depanmu”

 

State Ideology

Filed under: State Ideology — gracyputri @ 12:46 pm

A. 1. Sila ke 1, di dalam Lembaga Eksekutif , Legislatif dan Masyarakat kampus.
Sila ke 1 Ketuhan Yang Maha Esa di dalam lembaga eksekutif. : menurut saya di dalam lembaga eksekutif pasti ada kepercayaan di dalam diri seseorang. Prinsip kedaulatan rakyat yang terwujud dalam peraturan perundang-undangan tercermin dalam strukutur dan mekanisme kelembagaan negara dan pemerintahan untuk menjamin tegaknya sistem hukum dan berfungsinya sistem demokrasi.
Sila ke 1 Ketuhan Yang Maha Esa di dalam lembaga Legislatif. : menurut saya di dalam lembaga legislatif pasti ada kepercayaan di dalam diri seseorang. Indonesia yang sistem pemerintahannya presidensial juga menggunakan sistem yang mendekati system dua kamar melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Saya akan membahas mengenai DPD. Namun tidak akan membahas sejarah dibentuknya DPD yang cukup rumit. Dewan Perwakilan Daerah dibentuk pada 1 Oktober 2004, ketika 128 anggota DPD yang terpilih untuk pertama kalinya dilantik dan diambil sumpahnya. Pada awal pembentukannya, banyak tantangan yang dihadapi oleh DPD, mulai dari wewenangnya yang jauh dari memadai untuk menjadi kamar kedua yang efektif dalam sebuah parlemen bicameral. Sampai dengan persoalan kelembagaannya yang juga jauh dari memadai. Tantangan-tantangan tersebut timbul terutama karena tidak banyak dukungan politik yang diberikan kepada lembaga baru ini.
Sila ke 1 Ketuhan Yang Maha Esa di dalam masyarakat kampus. : menurut saya di dalam kampus pasti ada kepercayaan di dalam diri seseorang. Kebiasaan membaca adalah ketrampilan yang diperoleh setelah seseorang dilahirkan, bukan ketrampilan bawaan. Salah satu unsur penunjang yang paling penting dalam dunia pendidikan tinggi adalah keberadaan sebuah perpustakaan. Adanya sebuah perpustakaan sebagai penyedia fasilitas yang dibutuhkan terutama untuk memenuhi kebutuhan civitas akademik ( Dosen, Staf dan Mahasiswa ) akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kampus itu sendiri. Didalam penulisan artikel ini, penulis ingin mengkhususkan pembahasan kepada salah satu bagian dari masyarakat kampus yaitu mahasiswa. Membaca buku-buku ilmu pengetahuan disertai dengan menulis sangat berarti karena mengurangi beban memori ingatan kita. Kurangilah tradisi lisan, mendengar dengan membaca dan menulis.
2. Sila ke 2, di dalam Lembaga Eksekutif , Legislatif dan Masyarakat kampus.
Sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab di dalam lembaga eksekutif. : menurut saya Kemanusiaan yang adil dan beradab di dalam lembaga legislatif , yaitu makhluk yang paling sempurna dari makhluk – makhluk yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Yang membedakan manusia dengan yang lainya adalah manusia dibekali akal dan pikiran untuk melakukan segala kegiatan. Oleh karena itulah manusia menjadi makhluk yang paling sempurna dari semua makhluk cipaanNya. Kata adil memiliki arti bahwa suatu keputusan dan tindakan didasarkan atas ukuran / norma-norma yang obyektif, dan tidak subyektif, sehingga tidak sewenang-wenang.
Sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab di dalam legislatif. : menurut saya sila kemanusiaan yang adil dan beradab secara sisitematis didasari dan dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, serta mendasari dan menjiwai ketiga sila berikutnya. Sila kemanusiaan sebagai dasar fundamental dalam kehidupan kenegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Dalam sila kemanusiaan terkandung nilai-nilai bahwa Negara harus menjunjung tinggi
harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab. Oleh karena itu dalam
kehidupan kenegaraan terutama dalam peraturan perundang-undangan Negara harus
mewujudkan tercapainya tujuan ketinggian harkat dan martabat manusia, terutama hak
hak kodrat (hak asasi) harus dijamin dalam peraturan perundang-undangan Negara.
Sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab di dalam masyarakat kampus. : menurut saya kemanusiaan yang adil dan beradab adalah mengandung nilai suatu kesadaran sikap moral dan tingkah laku manusia yang didasarkan pada potensi budi nurani manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan pada umumnya, baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, maupun lingkungan. Nilai kemanusiaan yang beradab adalah pewujudan nilai kemanusiaan sebagai makhluk yang berbudaya, bermoral, dan beragama. Nilai kemanusiaan yang adil mengandung suatu makna bahwa hakikat manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan beradab harus berkodrat adil. Hal ini mengandung pengertian bahwa hakikat manusia harus adil dalam hubungan dengan diri sendiri, adil terhadap manusia lain, adil terhadap masyarakat bangsa dan Negara, adil terhadap lingkungannya, serta adil terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3. Sila ke 3, di dalam Lembaga Eksekutif , Legislatif dan Masyarakat kampus.
Sila ke 3 persatuan indonesia di dalam lembaga eksekutif. :
Kekuasaan eksekutif biasanya dipegang oleh badan eksekutif. Di negara-negara demokratis badan eksekutif biasanya terdiri dari kepala negara seperti raja atau presiden,beserta menteri-menterinya. Badan eksekutif dalam arti yang luas juga mencakup para pegawai negeri sipil dan militer. Dalam hal ini istilah badan eksekutif dipakai dalam arti sempitnya. Tugas badan eksekutif,menurut tafsiran tradisionil azas trias politica,hanya melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh badan legislatif serta menyelenggarakan undang-undang yang dibuat oleh badan legislatif. Akan tetapi dalam pelaksanaannya badan eksekutif leluasa sekali ruang-geraknya. Zaman modern telah menimbulkan paradoks bahwa lebih banyak undang-undang yang diterima oleh badan legislatif dan yang harus dilaksanakan oleh badan eksekutif,lebih luas pula ruang-lingkup kekuasaan badan eksekutifnya.
Sila ke 3 persatuan indonesia di dalam lembaga legislatif. : Badan legislatif di Indonesia atau representatives bodies adalah struktur politik yang mewakili rakyat Indonesia dalam menyusun undang-undang serta melakukan pengawasan atas implementasi undang-undang oleh badan eksekutif di mana para anggotanya dipilih melalui Pemilihan Umum.
Sila ke 3 persatuan indonesia di dalam masyarakat kampus. : Makna persatuan hakikatnya adalah satu, yang artinya bulat tidak terpecah. Pancasila memberikan corak yang khas kepada bangsa Indonesia dan tak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia serta merupakan ciri khas yaitu membedakan bangsa Indonesia dari bangsa lain. Karena pengaruh keadaan geografisnya yang terpencar antara satu wilayah dengan wilayah yang lainnya, antar satu pulau dengan pulau lainnya maka Indonesia terkenal mempunyai banyak perbedaan yang beraneka ragam sejak dari perbedaan bahasa daerah, suku bangsa, adat istiadat, kesenian dan kebudayaannya (bhineka), tetapi karena mempunyai kepentingan yang sama, maka setiap ada bahagian yang mengancam dari luar selalu menimbulkan kesadaran bahwa dalam kebhinekaan itu terdapat ketunggalan yang harus diutamkana kesadaran kebangsaan yang berbeda yaitu sebagai bangsa Indonesia.
4. Sila ke 4, di dalam Lembaga Eksekutif , Legislatif dan Masyarakat kampus.
Sila ke 4 kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di dalam Lembaga Eksekutif. : Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. lembaga eksekutif adalah pelaksanaan pemerintah yang dikepalai oleh presiden yang dibantu pejabat, pegawai negeri, baik sipil maupun militer. Sedangkan wewenang menurut Meriam Budiardjo mencangkup beberapa bidang: Diplomatik: menyelenggarakan hubungan diplomatik dengan negara-negara lainnya. Administratif: melaksanakan peraturan serta perundang-undangan dalam administrasi negara. Militer: mengatur angkatan bersenjata, menjaga keamanan negara dan melakukan perang bila di dalam keadaan yang mendukung. Legislatif: membuat undang-undang bersama dewan perwakilan. Yudikatif:memberikan grasi dan amnesti.
Sila ke 4 kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di dalam legislatif. : Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. Wakil rakyat sebagai pembuat undang-undang dan kebijakan. Berkembang dengan fungsi penyelidikan dan kontrol atas kinerja eksekutif. Merupakan AGENT dalam sistem politik sebagai pembawa mandat dari PRINCIPAL. Representasi dari demokrasi perwakilan.
Sila ke 4 kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di dalam masyarakat kampus. : Dalam kelas mengambil keputusan secara musyawarah dan secara kesepakatan bersama, jadi tidak ada yang iri hati dan sudah terjawab yang masih penasaran.
5. Sila ke 5, di dalam Lembaga Eksekutif , Legislatif dan Masyarakat kampus.
Sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia di dalam Lembaga Eksekutif. : Menghormati hak orang lain, Suka bekerja keras, Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. Biasanya, dalam sistem politik, struktur dibedakan atas kekuasaan eksekutif,legislatif,dan yudikatif. Ini menurut ajaran trias politika, meskipun tidak banyak negara yang menerapkan ajaran ini secara murni. Dalam perkembangannya, negara-negara demokrasi modern cenderung menggunakan asas pembagian kekuasaan dibandingkan dengan menggunakan asas pemisahan kekuasaan murni.
Sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia di dalam Lembaga legislatif. : Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermafaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dalam keadilan sosial. Cabang kekuasaan legislatif adalah cabang kekuasaan yang pertama-tama mencerminkan kedaulatan rakyat. Kegiatan bernegara, petama-tama adalah untuk mengatur kehidupan bersama. Oleh sebab itu kewenangan untuk menetapkan peraturan-peraturan itu pertama-tama harus diberikan kepada lembaga perwakilan rakyat atau parlemen atau lembaga legislatif.
Sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia di dalam masyarakat kampus. : Dosen “tidak pilih – pilih ” pada mahasiswanya di dalam kelas, seruangan, di dalam ruang seminar, rata membagi nilai untuk setiap mahasiswanya.
B. 1. Pemahaman tentang “mencerdaskan kehidupan bangsa.”
Di sebutkan bahwa tujuan dari pembukaan UUD 1945 adalah mencerdasakan kehidupan bangsa. Berarti negara menjamin bahwa semua warga negaranya harus cerdas dari sabang sampai merauke. berarti semua warga negara, yang termasuk cacat fisik di jamin oleh negara untuk bisa belajar dan mendapat pengajaran yang layak karna di ini tercantum di Pembukaan Undang – Undang. Menghargai karya dan karya tulis yang di buat oleh anak negri. Contohnya : fasilitas sekolah di perbaiki, sekolah gratis, dll. Jika Negara (dalam hal ini Pemerintah) tidak memberikan hak hak kepada warga negaranya akan pendidikan, maka negara dapat di tuntut karna melanggar Pembukaan Undang – Undang 1945.

 

Structure

Filed under: Structure — gracyputri @ 12:44 pm

Simple present tense
Nominal = subject + to be (am,is,are) + adjective / noun / adv of time / adv of place.
Vebal = (+) i go to school everyday
(-) i do not to school everyday ?
(?) do you go to school everyday ?
(-?) don’t you go to school everyday ?
Mix + es = mixes
Kiss + es = kissed
Buzz + es = buzzes
Go + es = goes
Do + es = does
Wash + es = washes
Fix + es = fixes
Try – tries
Fry – fries
Cry – cries

 

Study Skill

Filed under: Study Skill — gracyputri @ 12:42 pm

TENSES
(16 BENTUK WAKTU)

PRESENT TENSE

1. Simple Present Tense
2. Present Continuous Tense
3. Present Perfect Tense
4. Present Perfect Continuous Tense

PAST TENSE

1. Simple Past Tense
2. Past Continuous Tense
3. Past Perfect Tense
4. Past Perfect Continuous Tense

FUTURE TENSE

1. Simple Future Tense
2. Future Continuous Tense
3. Future Perfect Tense
4. Future Perfect Continuous Tense

PAST FUTURE

1. Past Future Tense
2. Past Future Continuous Tense
3. Past Future Perfect Tense
4. Past Future Perfect Continuous Tense

Nah,..untuk yang nih harus di hafal (wajib ‘ain,.hehe). Cukup kita menghafal 6 rumus fainsyAllh 16 tenses udah di leher, ouh salah ea, udh di kepala maksud’y. Tapi jangan lupa (berarti wajib ‘ain juga,.hihi) untuk mengingat dikit2 notes’y juga.
Busyet dah,..belum mulae udh pusing aja nih,..hoho ;-O
RUMUS WAJIB..!!
1. Simple Present : Verb I
2. Past : Verb II
3. Perfect : Have/Has + Verb III
4. Continuous : be + Verb-ing
5. Future : Will/Shall + Verb I
6. Passive : be + Verb III

Notes;
– Tobe/be :
o Verb I ` : Is (He, She, It). Am (I). Are (You, We, They)
o Verb II : Was (I, He, She, It). Were (You, We, They)
o Verb III : Been ( I, You, We, They, He, She, It)
– Will/Shall :
o Verb I : Will/Shall
o Verb II : Whould/Should
o Verb III : Whould/Should
– Have/Has :
o Verb I : Have (I, You, We, They). Has (He, She, It)
o Verb II : Had ( I, You, We, They, He, She, It)
o Verb III : Had ( I, You, We, They, He, She, It)
– (to) be + Verb-ing menjadi “being”

Baru,. pada stage nih kita mulae membuat rumus’y (sambil merhati’in perubahan2 yg terdapat dlm notes).
Kalox belum menguasai betul rumus wajib’y, boleh lh nyontek dikit. Betul,.betul,.betul,. (ipin-upin dah jadi’y,.hihi)
I. PRESENT TENSE

1. Simple Present Tense (nomor 1)
Rumus : S + Verb I + (s/es) + O
Example : I Study English
She Studies English
*di tambah “s” jika subjectnya berupa “I, You, We, They”
*di tambah “es” jika subjectnya berupa “He, She, It”

2. Present Continuous Tense (nomor 4)
Rumus : S + (to) be + Verb-ing + O
Example : I am Studying English

3. Present Perfect Tense (nomor 3)
Rumus : S + Have/Has + Verb III + O
Example : I Have Studied English

4. Present Perfect Continuous Tense (nomor 3 dan 4)
Rumus :

Jadi : S + Have/Has + been +Verb-ing + O
Example : I Have been Studying English
*(to) be + Verb III menjadi “been”. (ada dalam notes)

II. PAST TENSE

5. Simple Past Tense (nomor 2)
Rumus : S + Verb II + O
Example : I Studied English

6. Past Continuous Tense (nomor 2 dan 4)

Rumus :

Jadi : S + Was/Were + Verb-ing + O
Example : I Was Studying English
*(to) be + Verb II menjadi “Was/Were”. (ada dalam notes)

7. Past Perfect Tense (nomor 2 dan 3 )

Rumus :

Jadi : S + Had + Verb III + O
Example : I Had Studied English
*Have/Has + Verb II menjadi “Had”. (ada dalam notes)

8. Past Perfect Continuous Tense (nomor 2, 3 dan 4)
Rumus :

Jadi : S + Had + been + Verb-ing + O
Example : I Had been Studying English
*Have/Has + Verb II menjadi “Had”. (ada dalam notes)

III. FUTURE TENSE

9. Simple Future Tense (nomor 5)
Rumus : S + Will/Shall + Verb I + O
Example : I Will Study English

10. Future Continuous Tense (nomor 5 dan 4)

Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + be + Verb-ing + O
Example : I Will be Studying English

11. Future Perfect Tense (nomor 5 dan 3)

Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + Have + Verb III + O
Example : I Will Have Studied English

12. Future Perfect Continuous Tense (nomor 5, 3 dan 4)
Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + Have + been + Verb-ing + O
Example : I Will Have been Studying English

IV. PAST FUTURE

13. Past Future Tense (nomor 2 dan 5)

Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + Verb I + O
Example : I Whould Study English
*Will/Shall + Verb III menjadi “Whould/Should” (dalam notes)
*dan seterusnya rumus2 di bawah.

14. Past Future Continuous Tense (nomor 2, 5 dan 4)

Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + be + Verb-ing + O
Example : I Whould be Studying English

15. Past Future Perfect Tense (nomor 2, 5 dan 3)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + Have + Verb III + O
Example : I Whould Have Studied English
16. Past Future Perfect Continuous Tense (nomor 2, 5, 3 dan 4)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + Have + been + Verb-ing + O
Example : I Whould Have been Studying English

V. PASSIVE VOICE

Taw ga’ Passive Voice tuh pa? kalo’ dlm bhs Indonesia kalimat pasif. Yaitu kalimat yang subyek’y dikenai pekerjaan. Atw lbh mudah’y yang diawali dengan kata “di-“ dan “ter-“. Contoh; dipukul, dijemput, dimakan, terminum, terhapus dsb. Mudah yCh…hihi..;-D. Ataw juga yg paham bhs Arab disebut mabni majhul (kali si, kalox ga slh inget,..hahay..)
Coba kita perhatikan dikit..!!
Rumus umum bentuk Passive Voice : (to) be + Verb III

Atau dapat kita lihat menjadi peserti ini :

Paham lah pastinya kalox kita perhati’in rumus2 di atas tadi.. Duh.. Tambah bingung juga yah ternyata.??he,,he,,
Gimana, ud siap,?? Yo’ii.!!

1. Simple Present Tense Passive (nomor 1 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + is/am/are + Verb III + by + O
Example : Jakarta is Visited by Me

2. Present Continuous Tense Passive (nomor 4 dan 6)

Rumus :

Jadi : S + is/am/are + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta is being Visited by Me

3. Present Perfect Tense Passive (nomor 3 dan 6)

Rumus :
Jadi : S + Have/Has + been + Verb III + by + O
Example : Jakarta Has been Visited by Me

4. Present Perfect Continuous Tense Passive (nomor 3, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Have/Has + been + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Has been being Visited by Me

5. Simple Past Tense Passive (nomor 2 dan 6)

Rumus :
Jadi : S + Was/Were + Verb III + by + O
Example : Jakarta Was Visited by Me

6. Past Continuous Tense Passive (nomor 2, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Was/Were + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Was being Visited by Me

7. Past Perfect Tense Passive (nomor 2, 3 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Had + been + Verb III + by + O
Example : Jakarta Had been Visited by Me

8. Past Perfect Continuous Tense Passive (nomor 2, 3, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Had + been + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Had been being Visited by Me

9. Simple Future Tense Passive (nomor 5 dan 6)

Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + be + Verb III + by + O
Example : Jakarta Will be Visited by Me

10. Future Continuous Tense Passive (nomor 4, 5 dan 6)

Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + be + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Will be being Visited by Me

11. Future Perfect Tense Passive (nomor 5, 3 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + Have + been + Verb III + by + O
Example : Jakarta Will Have been Visited by Me
12. Future Perfect Continuous Tense Passive (nomor 5, 3, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Will/Shall + Have + been + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Will Have been being Visited by Me

13. Past Future Tense Passive (nomor 2, 5 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + be + Verb III + by + O
Example : Jakarta Whould be Visited by Me

14. Past Future Continuous Tense Passive (nomor 2, 5, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + be + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Whould be being Visited by Me

15. Past Future Perfect Tense Passive (nomor 2, 5, 3 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + Have + been + Verb III + by + O
Example : Jakarta Whould Have been Visited by Me

16. Past Future Perfect Continuous Tense Passive (nomor 2, 5, 3, 4 dan 6)
Rumus :

Jadi : S + Whould/Should + Have + been + being + Verb III + by + O
Example : Jakarta Whould Have been being Visited by Me

 

Study Skill

Filed under: Study Skill — gracyputri @ 12:31 pm

Waktu begitu berharga bagi seorang remaja muslim. Dapat dilihat, kebanyakan kita kurang dapat memenej waktu dengan baik. Akhirnya, semua tugas jadi tertunda dan tertunda. Jadinya menumpuk dan urusan yang lebih urgent jadi terbengkalai. Berikut ada tips bagus yang bermanfaat bagi kita untuk memenej waktu.

1. Use a To Do List

Buat daftar kegiatan yang harus kamu lakukan. Tidak hanya sebagai pengingat tapi juga sebagai alat agar kita bisa mengatur waktu kapan harus selesai dan berapa lama kegiatan itu dikerjakan

2. Get Set In Your Ways

Buat rutinitas harian kamu dengan detail. Manajemen waktu yang baik itu menunjukkan organisasi yang baik pula.

3. Break It Up!

Pecahkan tugas besar kamu menjadi tugas-tugas kecil agar memudahkan kamu untuk menyelesaikannya karena kamu sudah menyelesaikan tiap langkah satu persatu.

4. Be Realistic

Jangan memasang target waktu yang tidak masuk akal, berikan waktu tambahan dari estimasi waktu yang diperkirakan.

5. Pick Up a Good Habit

Buat kebiasaan baru yang bisa membuat waktu kamu lebih berharga.

6. Big Messes Start With Little Piles

Selesaikan pekerjaan kamu. Buang segala sesuatu yang tidak dibutuhkan lagi begitu kamu sudah menggunakannya sebelum itu memenuhi ruangan.

7. Start Tomorrow Tonight!

Biasakan untuk mempersiapkan hal-hal yang akan dilakukan besok pada malam sebelumnya, seperti mempersiapkan baju yang akan dipakai besok atau menaruh semua hal yang akan diperlukan pada tempatnya, karena ini akan membuat waktu kita lebih efisien.

8. Don’t Forget To Write Yourself a Note

Gunakan reminder (pengingat) pada To Do List utama kamu. Gunakan HP atau alarm jam tangan!

9. Schedule a Task

Hal termudah untuk dapat mengerjakan apa yang ingin kamu kerjakan ialah membuat jadwal.

10. First Things First

Buat prioritas pekerjaan lalu buat jadwal pada waktu yang sesuai. Menurut pengarang buku “Seven Habits” Stephen R. Covey ada 4 level kepentingan dengan mempertimbangkan dua aspek, urgency (kemendesakan) dan importancy (kepentingan) yaitu: (1) urgent dan important, (2) tidak urgent tapi important, (3) urgent tapi tidak important, (4) tidak urgent dan tidak important.

11. Learn to Say No!

Belajar untuk menolak ajakan yang tidak penting dan dapat menggangu tapi lakukan dengan sopan. Kita harus fokus terhadap waktu kita. Stay focus!

12. The Pause that Refreshes

Buat jeda waktu untuk istirahat pada jadwalmu. Ini akan membuat kita refresh dan fokus akan “Apa yang dilakukan selanjutnya?”

13. Be Flexible

Untuk membiasakan diri dengan manajemen waktu yang efektif membutuhkan waktu yang tidak singkat.Jika ada pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan tepat waktu, jadikan jadwal kamu fleksibel dengan waktu yang ada.